Yogyakarta, 12 Mei 2026 – Program Studi Magister Pengelolaan Lingkungan (MPL), Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), menyelenggarakan kuliah umum tamu internasional dalam rangka mendukung pembelajaran Mata Kuliah AMDAL dan Audit Lingkungan. Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa MPL Angkatan 48 dan 49 ini menghadirkan Dr. Milad Bagheri Ghadikolaei dari Universiti Sains Malaysia (USM) dengan materi bertajuk “Environmental Impact Assessment in Malaysia”.
Kuliah umum ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik Environmental Impact Assessment (EIA) di tingkat internasional, khususnya di Malaysia. Dalam paparannya, Dr. Milad menjelaskan bahwa EIA merupakan instrumen penting untuk mengidentifikasi, memprediksi, dan mengevaluasi dampak lingkungan dari suatu rencana kegiatan atau proyek guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan EIA, perkembangan historis penerapannya di Malaysia, pentingnya EIA dalam mendukung perlindungan lingkungan, serta kerangka hukum dan kelembagaan yang menjadi dasar implementasinya. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai tahapan proses EIA di Malaysia, mulai dari screening, scoping, studi kondisi dasar lingkungan, prediksi dan evaluasi dampak, penyusunan langkah mitigasi, hingga pemantauan pasca-persetujuan.

Pada sesi diskusi, Dr. Milad juga membandingkan sistem EIA Malaysia dengan negara-negara ASEAN lainnya, termasuk Indonesia. Pembahasan tersebut menunjukkan bahwa meskipun EIA dan AMDAL memiliki tujuan yang sama dalam mencegah dampak negatif pembangunan terhadap lingkungan, terdapat perbedaan dalam aspek regulasi, kelembagaan, serta mekanisme partisipasi publik yang dapat menjadi bahan pembelajaran bagi kedua negara.
Kuliah umum ini juga memiliki keterkaitan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), SDG 13 (Climate Action), SDG 15 (Life on Land), dan SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions). Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh perspektif global mengenai implementasi penilaian dampak lingkungan serta mampu mengkaji berbagai praktik terbaik yang mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan.